NADIKABAR.COM — China berambisi untuk mencari bukti es air di kutub selatan Bulan. Misi Chang'e-7 ini akan diluncurkan menggunakan roket Long March 5 dari Wenchang Satellite Launch Center di Pulau Hainan, China.

China Manned Space Engineering Office (CMSEO) mengatakan peluncuran dijadwalkan dalam beberapa hari ke depan, tapi pengumuman penutupan wilayah udara mengindikasikan jendela peluncuran akan dibuka pada 24 Agustus.

Misi Chang'e-7 akan membawa robot pendarat, robot penjelajah, dan robot 'hopper'. Begitu tiba di orbit Bulan, Chang'e-7 akan memeriksa calon lokasi pendaratan di kutub selatan Bulan sebelum melakukan percobaan pendaratan.

Salah satu lokasi kandidat berada di dekat ujung kawah Shackleton, sebuah cekungan yang selalu ditutupi bayangan. Namun, tepian kawahnya hampir selalu diterangi sinar Matahari.

China belum mengungkap timeline misi Chang'e-7, tapi pakar antariksa memperkirakan percobaan pendaratan akan dilakukan pada bulan November. Setelah berhasil mendarat, robot penjelajah dan hopper akan mulai melakukan survei di permukaan.