NADIKABAR.COM β€” Misi Dagang dan Investasi Jawa Timur (Jatim) dan Sumatera Utara (Sumut) mencatatkan transaksi perdagangan sebesar Rp2,843 triliun untuk memperluas akses pasar dan memperkuat kerja sama ekonomi antardaerah.β€œPrinsipnya adalah mari kita bangun kebersamaan ini, kita harus tumbuh bersama, maju bersama, berkembang bersama dan sejahtera bersama,” ujar Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang memimpin misi dagang dalam keterangan diterima di Surabaya, Rabu.Total transaksi tersebut mencapai Rp2.843.228.682.250, terdiri atas penjualan produk Jawa Timur ke Sumatera Utara sebesar Rp2,721 triliun dan pembelian produk Sumatera Utara oleh pelaku usaha Jawa Timur senilai Rp121,592 miliar.Khofifah mengatakan misi dagang kedelapan yang digelar Pemerintah Provinsi Jawa Timur sepanjang 2026 tersebut tidak hanya mengejar nilai transaksi, tetapi juga membangun hubungan perdagangan berkelanjutan dan saling menguntungkan.β€œApa yang kita ikhtiarkan pada misi dagang dan investasi ini? Tentu harapan kita, seluruh pelaku pelaku usaha, termasuk di dalamnya UMKM, mereka punya harapan baru bahwa mereka akan memiliki pasar-pasar baru,” katanya.Produk Jawa Timur yang diperdagangkan meliputi olahan daging unggas, susu, telur, produk perikanan, pupuk, beras, kopi, hingga pakan ikan.

Sementara itu, komoditas Sumatera Utara yang dibeli meliputi wortel, jeruk, kepiting pasteurisasi, kopi, arang batok kelapa, dan cocofeat.Khofifah juga menyoroti peluang kerja sama komoditas kopi dan arang untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik maupun ekspor.