Kondisi roti yang dibuang juga tidak menunjukkan ciri-ciri produk gagal. Tidak ditemukan bentuk roti yang rusak atau cacat yang bisa mengindikasikan bahwa makanan tersebut merupakan hasil produksi yang tidak layak dijual.

Kecurigaan semakin kuat setelah pada 19 Agustus ditemukan sekitar 1,3 kilogram hati dan ampela ayam yang turut dibuang di pinggir jalan.

Temuan ini membuat kasus tersebut tidak lagi terlihat seperti sekadar pembuangan limbah dari sebuah toko roti.

Fenomena serupa bahkan terjadi di kawasan lain. Warga di Hakuto Coastline, Tottori, yang berjarak sekitar satu jam perjalanan dari Daisen-Oki National Park, juga melaporkan menemukan roti yang dibuang di pinggir pantai hingga area parkir sepanjang Agustus.

Pembuangan makanan dalam jumlah besar di kawasan terbuka bukan sekadar mengganggu pemandangan.

Makanan yang dibiarkan dapat membusuk, menimbulkan bau tidak sedap, sekaligus menjadi persoalan kebersihan dan sanitasi.

Selain itu, sisa makanan berpotensi menarik hewan liar mendekati kawasan yang ramai manusia.