"Para pelaku melarikan diri dengan perhiasan tersebut ke arah yang tidak diketahui," pernyataan kepoisian.

Saat ini, petugas kepolisian telah disebar ke seluruh pusat kota dengan mengerahkan anjing pelacak untuk memburu para tersangka. Surat kabar Kronen melaporkan bahwa penyelidik meyakini kedua pria tersebut merupakan "orang suruhan" yang menjalankan kontrak dari sindikat kriminal terorganisir.

Pihak MAK menjelaskan bahwa kalung itu adalah bagian dari pameran perhiasan yang sudah berlangsung sejak Juni, menampilkan lebih dari 300 karya dari desainer ternama Prancis, Van Cleef & Arpels. Beruntung, tidak ada korban luka dalam insiden ini meskipun terdapat beberapa saksi mata di lokasi kejadian.

Kalung ini bukan sekadar perhiasan mahal. Berdasarkan dokumen pameran, kalung tersebut pernah dimiliki oleh Permaisuri Nazli dari Mesir. Ia mengenakannya dalam momen bersejarah, yakni pernikahan putrinya, Fawzia, dengan putra mahkota Iran kala itu, Mohammad Reza Pahlavi, pada tahun 1939.