Kepolisian pun mengimbau masyarakat yang mengenali atau memiliki informasi mengenai keberadaan anggota keluarga korban, agar segera menghubungi pihak Kepolisian untuk membantu proses identifikasi.

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Sleman, Bambang Kuntoro, menambahkan ciri lain mayat selain memiliki tato di perut yakni mayat tersebut bertubuh gempal.

"Belum tahu penyebab pastinya, karena saat ditemukan sudah mengambang di sodetan selokan Mataram arah kali code. (Penyebab kematian diduga) terjadi benturan di belakang kepala sebelah kanan," ujar Bambang dalam laporannya.