"Tidak lama, perkiraan 30-40 menit. Setelah membakar langsung pergi. Naik motor, saling berboncengan. Cuma motornya apa saya tidak begitu tahu," imbuhnya.

Dia memastikan karyawan tidak mengalami luka akibat kejadian itu. Hanya saja, Ali masih trauma.

"Dia (Ali) bercerita ke saya, dia mengikuti (perintah orang tak dikenal itu) daripada dia (terluka). Saya lebih mementingkan nyawanya orang saya, kalau masalah barang itu bisa diganti ya," ujarnya.

"Kondisi Ali pasti kalau trauma ada ya. Yang penting keselamatan yang paling penting. Yang lain masih bisa beli," imbuhnya.

Dari keterangan Ali, Jodi menyimpulkan jika pembakaran itu memang sudah direncanakan sebelumnya. Sebab, orang tak dikenal tersebut sudah membawa bensin.

"Pakai bensin, karena infonya mereka datang sudah bawa bensin. Berarti semuanya terstruktur dan terencana. Nanti biar pihak kepolisian yang mengungkap ini," jelasnya.

Akibat kebakaran itu, warungnya harus tutup sementara. Garis polisi telah dipasang mengelilingi warung, dan dalam penanganan pihak kepolisian. Jodi berencana akan melaporkan kejadian ini ke Polres Sukoharjo.

"Motor orang saya dibakar, jenis Mio, miliknya Ali. Kerugian materiil Rp 30 jutaan. (Yang terbakar?) Ada genset, mesin-mesin lainnya, ada DVR, TV, komputer kasir, tablet," terangnya.

Selain itu, satu CCTV DVR di juga terbakar. Sementara, CCTV lainnya yang menggunakan memory card tengah diperiksa pihak kepolisian.