Ijazah kini jadi pengingat atas perjalanan dan perjuangan yang telah dilalui Taranda dan keluarganya. Pramanda menjelaskan, orang tua Taranda merupakan pelaku usaha yang harus menutup warung dan bergantian menjaga ketika Taranda dirawat di rumah sakit.

"Saya melihat perjuangan orang tuanya. Karena itu, saya mengambil ijazah, karena orang tuanya tidak kuat," ucap Pramanda.

"Harapannya dengan adanya ijazah ini, masih bermanfaat untuk adiknya, lebih dewasa lagi, untuk belajar, untuk sekolahnya," imbuh dia.