"Ya kadang-kadang kayak gak berasa, kadang-kadang keasinan. Ujung-ujungnya kita makan roti," tuturnya.

Meski masakannya tak selalu sukses, perempuan kelahiran 26 April 1999 itu mengaku, sangat menikmati seluruh proses tersebut. Baginya, menghabiskan waktu di dapur bersama sang suami sambil menertawakan hidangan yang gagal justru menjadi bumbu manis dalam hubungan mereka.

"Tapi sebenarnya momen di situnya sih yang seru, karena kita masak bareng, terus kadang-kadang ngetawain masakan aku. Jadi kayak gitu aja, sih," terangnya.

Urusan dapurnya kini juga terasa kian ringan lantaran Rayn Wijaya tengah menjalani pola makan sehat. Menu yang diminta sang suami terbilang sangat praktis.