NADIKABAR.COM — Presiden Prabowo Subianto berdoa di depan sumur maut Lubang Buaya di Monumen Pancasila Sakti, Jakarta Timur. Momen itu berlangsung saat dirinya meninjau sumur maut Lubang Buaya.
Pantauan NadiKabar di lokasi, Kamis (1/10/2026), upacara dimulai pukul 08.00 WIB dan selesai pukul 08.22 WIB. Prabowo mengenakan setelan jas berkelir abu-abu lengkap dengan peci.
Prabowo meninggalkan podium setelah upacara selesai. Ia menyalami para pejabat dan sejumlah prajurit TNI.
Ia kemudian berjalan menuju sumur maut yang berada tak jauh di belakang podiumnya. Terlihat Wakil Presiden Gibran Rakabuming, Ketua MPR Ahmad Muzani, Ketua DPR Puan Maharani, Ketua DPD Sultan Baktiar Najamuddin, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin dan Menteri Kebudayaan Fadli Zon mendampingi Prabowo di pendopo sumur. Prabowo kemudian tampak khusyuk berdoa sejenak.
Para anggota Kabinet Merah Putih yang hadir, di antaranya Menko Polkam Djamari Chaniago, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, dan Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Pandjaitan.
Hadir pula di lokasi, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, juga Kepala Staf Angkatan Darat Maruli Simanjuntak, Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana Muhammad Ali dan Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal Tonny Harjono.
Sebagai informasi, setiap tanggal 1 Oktober, masyarakat Indonesia memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Hari Kesaktian Pancasila ditetapkan oleh Presiden ke-2 RI Soeharto setelah peristiwa G30S/PKI pada 1965.
Hari Kesaktian Pancasila diperingati untuk mengingatkan Pancasila sebagai dasar negara berdiri teguh dari berbagai upaya yang dilakukan untuk menjatuhkannya. Peringatan ini juga sebagai tanda penghormatan pada para pejuang yang gugur dalam peristiwa G30S.
Pancasila dirumuskan oleh Presiden pertama Sukarno. Nilai-nilai Pancasila digali Bung Karno dari kehidupan masyarakat Indonesia.