Untuk memperkuat penanganan di lapangan, Satgas Karhutla Provinsi Kalimantan Tengah telah melibatkan sekitar 10.700 personel. Mereka berasal dari berbagai unsur, tim redaksi lain BPBD, Dinas Kehutanan, pemadam kebakaran, TNI, Polri, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api, serta berbagai potensi masyarakat lainnya.

Ahmad Toyib turut menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan pemerintah pusat dalam penanganan karhutla di Kalimantan Tengah. Dukungan tersebut, menurutnya, tim redaksi lain diberikan melalui supervisi langsung sejumlah kementerian dan lembaga hingga bantuan sarana dan prasarana untuk operasi pemadaman.

"Ucapan terima kasih yang tak terhingga kami sampaikan kepada Bapak Presiden yang melalui kementerian teknis juga telah memberikan supervisi penanggulangan karhutla kepada Provinsi Kalimantan Tengah, yakni dengan kunjungan Kepala BNPB, Bapak Menko Polkam, Bapak Menhut, dan Bapak Wamenko bidang Pangan yang sudah memberikan supervisi dan arahan kepada kami dalam pelaksanaan penanggulangan karhutla sampai dengan hari ini," ungkapnya.

Dalam rapat tersebut, Prabowo turut menggali secara langsung kebutuhan tambahan di lapangan. Saat ditanya mengenai dukungan helikopter water bombing, Ahmad Toyib menyampaikan bahwa empat unit telah beroperasi dan tambahan armada masih dibutuhkan untuk meningkatkan efektivitas pemadaman.