Dia mencontohkan saat Pemprov DKI memberangkatkan 120 anak berkebutuhan khusus untuk mengikuti olimpiade di Kupang. Keberangkatan itu juga melibatkan orang tua, pelatih, dan pendamping.

"Pesan saya hanya satu. Anak-anak ini, berilah kesempatan untuk menampilkan apa pun itu dan memberikan kebanggaan bagi orang tua, bagi keluarga, dan tentunya bagi Jakarta, apa pun itu," tuturnya.

Pramono juga menceritakan pengalamannya bertemu seorang penyandang disabilitas bernama Zidan dalam kegiatan bursa kerja khusus disabilitas di Jakarta.

Saat itu, Zidan datang untuk mencari pekerjaan dan menyampaikan kemampuannya dalam membuat desain. Pramono kemudian meminta Direktur Utama Transjakarta menguji kemampuan Zidan secara adil.

Kini, Zidan telah bekerja di Transjakarta dan berkontribusi dalam pembuatan desain, termasuk materi iklan. Pramono menilai pengalaman tersebut menunjukkan bahwa penyandang disabilitas memiliki kemampuan yang dapat dikembangkan apabila diberikan kesempatan.