Akibat insiden itu, jembatan tersebut sempat ditutup oleh warga bersama dengan aparat pemerintahan. Namun, gegera jembatan tersebut tak kunjung mendapat perhatian pemkot, warga terpaksa membuka paksa akses jalan tersebut.

Sementara itu, DPRD Palopo juga telah mendesak Pemkot segera memperbaiki jembatan gantung yang telah menelan korban jiwa tersebut. Pasalnya, warga tetap menggunakan jembatan meski kondisinya rusak parah lantara tidak ada akses lain.

"DPRD Kota Palopo telah berulang kali menyampaikan hal tersebut kepada Dinas Teknis yang dalam hal ini PUPR dan hal ini menjadi warning kepada Pemkot Palopo karena telah memakan korban," kata Wakil Ketua II DPRD Palopo, Alfri Jamil kepada NadiKabar, Selasa (26/5).

Anggota DPRD dari fraksi PDIP itu meminta Dinas PUPR bergerak cepat memperbaiki jembatan gantung tersebut. Menurutnya, perbaikan jembatan dapat menggunakan dana pemeliharaan.

"Bagaimanapun Pemkot juga harus sadar itu akses masyarakat, makanya seharusnya Dinas PUPR melakukan langkah taktis. Maksud saya langkah taktis di sini setidaknya dia memakai anggaran pemeliharaan dulu supaya bagaimana akses jembatan itu dapat dilalui oleh masyarakat," bebernya.