NADIKABAR.COM β Pada 4 November, tepat 15 tahun Paris Saint-Germain (PSG) dalam masa kepemilikan Qatar Sports Investments (QSI), yang juga tepat 15 tahun dipimpin oleh CEO Nasser Al-KhelaΓ―fi.
Dalam 15 tahun terakhir itu PSG telah memenangkan 43 trofi. Padahal, selama 41 tahun sebelum diakuisisi Qatar, klub Prancis itu hanya bisa mendapatkan 18 trofi.
Dari 43 trofi itu, dua di antaranya adalah trofi juara Liga Champions, dua trofi Piala Super Eropa, dan 12 trofi juara Ligue 1 Prancis.
Tidak hanya puluhan trofi yang berhasil diangkat PSG dalam 15 tahun terakhir itu, tapi juga kinerja keuangan mereka.
Pendapatan klub itu naik sembilan kali lipat dari kurun 2010-2011 sampai 2024-2025, dari 99 juta euro menjadi 800 juta euro. Forbes bahkan memperkirakan nilai pasar klub ini mencapai 5,8 miliar euro pada 2025. Padahal, 14 tahun sebelumnya hanya 70 juta euro.
Penggemar mereka di seluruh dunia juga melonjak tajam. Indikasinya terlihat dari follower media sosialnya yang sudah mencapai 250 juta dari lebih 100 negara.
Pencapaian itu adalah resultante dari langkah ambisius pemiliknya dalam menjadikan klub ini nomor satu di Prancis dan di dunia.
Dalam kurun 15 tahun terakhir, QSI telah membenamkan investasi dua miliar euro untuk membangun PSG yang sekaligus menciptakan 2.400 lapangan kerja di klub itu.
Investasi sebesar itu sudah termasuk untuk membangun berbagai fasilitas baru, termasuk proyek pengembangan pemain muda dan PSG Training Center senilai 350 juta euro yang beroperasi sejak November 2024.
Mereka agresif membeli pemain-pemain megabintang dari berbagai klub top dunia, termasuk Lionel Messi dari Barcelona.
Sayang, upgrade skuad ketika itu tak berhasil mengangkat PSG untuk berbicara banyak di luar kompetisi dalam negeri Prancis, karena berulang kali gagal mencapai babak puncak Liga Champions.