NADIKABAR.COM — Pembalap Pro Honda LCR Diogo Moreira mengaku masih mencari solusi terkait penyebab hilangnya daya cengkeram ban depan (front grip) guna bersaing ketat dalam MotoGP Indonesia 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.
Dia menjelaskan, masalah yang dialaminya bukan berasal dari traksi atau ban belakang, karena semua itu berjalan bagus.
"Jadi bukan traksi, karena hal itu baik-baik saja, masalahnya adalah di grip depan ketika saya masuk dengan mengerem," kata Moreira seusai mengikuti Sprint Race, Sabtu.
Lebih lanjut pembalap asal Brasil itu menjelaskan, timnya masih menganalisis data yang ada guna memahami persoalan tersebut. Meski telah mencoba sejumlah pendekatan, dia masih belum menemukan solusi yang dapat mengatasi kendala pada bagian depan motornya.
Dia memilih pendekatan yang perlahan dan hati-hati sambil berusaha menyelesaikan akhir pekan balapan dengan target perolehan poin.
Pembalap berumur 22 tahun itu tidak ingin mengambil risiko berlebihan sebelum tim memahami sumber persoalan dan menentukan perbaikan yang tepat untuk balapan utama, Minggu (11/10).
Dalam Sprint Race MotoGP Indonesia 2026, Diogo Moreira menduduki posisi ke-17 dan terpaut 19,562 detik dari Marc Marquez (Ducati Lenovo Team) yang menorehkan waktu 19 menit 37,165 detik sekaligus keluar sebagai juara. Meski berhasil finis, Moreira tidak memperoleh satu poin pun karena di luar sembilan besar pembalap tercepat.
Sementara posisi kedua dan ketiga masing-masing ditempati oleh Ai Ogura (SuperFile Trackhouse) dan Fabio Di Giannantonio (Pertamina Enduro VR46 Racing Team). Sedangkan pembalap Aprilia Racing Jorge Martin yang sempat memimpin sejak awal, menyelesaikan lomba di urutan keempat akibat slip atau melakukan kesalahan sendiri saat dua lap terakhir.
Balapan utama MotoGP Indonesia 2026 dijadwalkan berlangsung Minggu (11/10), pada pukul 15.00 WITA.