"Mari terus hadir dalam setiap langkah mereka. Merayakan setiap proses, menghargai setiap usaha, dan percaya bahwa setiap pilihan penuh kasih yang kita berikan hari ini akan menjadi bekal berharga bagi masa depan mereka. Anak-anak tidak ditakdirkan untuk sempurna. Mereka ditakdirkan untuk menjadi anak-anak. Karena setiap pilihan hari ini adalah awal dari masa depan mereka," tulis Morinaga.

Tidak hanya itu, orang tua pun didorong agar membebaskan anak-anak agar bisa menjelajah rasa ingin tahu mereka lewat proses belajar sambil bermain dan mencoba hal-hal baru. Sebab setiap anak memiliki waktu dan caranya masing-masing untuk berkembang.

"Karena pada dasarnya, anak tidak dilahirkan untuk menjadi sempurna. Mereka hadir untuk menjadi anak-anak-menjelajahi dunia dengan rasa ingin tahu, belajar melalui bermain, mencoba hal-hal baru, bahkan sesekali melakukan kesalahan sebagai bagian dari proses tumbuh," tulis Morinaga.