NADIKABAR.COM — Veda Ega Pratama dipastikan tidak akan bisa menempati posisi start di dua baris terdepan dalam balapan Moto3 Qatar 2026 di Sirkuit Lusail.

Pembalap muda yang membawa bendera Indonesia di ajang Moto3 itu kena hukuman turun enam posisi lantaran tidak mematuhi sinyal bendera kuning dalam sesi Free Practice 1 (FP1), Jumat (6/11).

Dengan hukuman tersebut, maka Veda harus turun enam posisi dibanding hasil kualifikasi yang akan dijalani pada Sabtu (7/11).

Apabila bisa menjadi pembalap tercepat dalam sesi kualifikasi, maka Veda tidak akan menempati posisi start nomor satu melainkan harus turun enam peringkat sehingga harus start dari posisi start ketujuh.

Begitu pula ketika misalnya Veda menempati peringkat berapa pun di sesi kualifikasi, maka posisi startnya harus turun enam posisi.

Lantaran turun enam posisi tersebut, maka Veda dipastikan tidak akan bisa menghuni posisi start satu hingga enam atau posisi start yang ada di dua baris terdepan.

Pada Jumat (6/11), Veda sudah memastikan lolos ke Kualifikasi Kedua atau Q2. Dengan demikian pada sesi kualifikasi, Veda sudah masuk jajaran 18 pembalap yang akan memperebutkan catatan waktu terbaik demi pole position.

Hanya saja apabila hanya menempati posisi ke-18 dalam kualifikasi, maka Veda bakal start dari posisi ke-24 atau di baris terakhir bersama dua pembalap dengan catatan waktu terjelek di sesi kualifikasi.

Pada sesi FP1 dan practice, Veda memiliki daya saing dengan membukukan waktu yang tidak berjarak jauh dengan Maximo Quiles sebagai pembalap nomor satu dalam dua sesi tersebut.

Ada kans Veda bisa kembali mengulang catatan bagus dalam FP1 dan practice ketika menjalani kualifikasi, namun dipastikan Veda tidak bisa menempati posisi start terdepan hingga nomor enam.