NADIKABAR.COM — Marc Marquez menilai kondisi lintasan Phillip Island sebenarnya masih memungkinkan untuk menggelar balapan MotoGP Australia 2026. Tapi kendala jarak pandang yang membuat helikopter medis tidak bisa terbang akhirnya memaksa balapan utama dibatalkan.

MotoGP Australia 2026 di Phillip Island seharusnya menjadi balapan terakhir di sirkuit tersebut sebelum ajang itu pindah ke Adelaide musim depan. Namun, cuaca buruk menyebabkan penundaan panjang sebelum pihak penyelenggara akhirnya mengambil keputusan membatalkan balapan pada Minggu (25/10/2026).

Marquez, yang dijadwalkan start dari pole position, mengaku kecewa dengan keputusan tersebut, terutama karena para penggemar Phillip Island tidak bisa menyaksikan balapan terakhir MotoGP di sirkuit itu.

"Ya, tentu saja saya merasa sedih untuk semua penggemar di Phillip Island, karena Phillip Island tidak pantas mendapatkan balapan terakhir yang dibatalkan," kata juara bertahan tersebut, seperti dilansir Crash.net.

Meski begitu, Marquez memahami keputusan pembatalan yang diambil demi keselamatan. Menurutnya, kondisi lintasan masih bisa diterima untuk balapan, seandainya jarak pandang memungkinkan helikopter medis beroperasi.

"Kondisinya bisa diterima, tetapi sayangnya helikopter medis tidak siap untuk terbang. Jadi, ini demi alasan keselamatan."

"Sangat minta maaf untuk kalian semua. Kami para pebalap sudah siap untuk balapan. Namun, hari ini kami tidak bisa melakukannya. Terima kasih sudah mendukung MotoGP," ujarnya.

Marquez juga mengenang sejumlah momen positif yang ia alami di Phillip Island. Ia menyebut pole position yang diraihnya pada Sabtu sebagai salah satu kenangan bagus, selain kemenangan pada balapan utama 2024.

"Saya punya kenangan yang sangat bagus. Pole position kemarin adalah satu lap yang sangat bagus, begitu juga kemenangan pada balapan utama 2024. Jadi, ya, Phillip Island akan selalu menjadi salah satu sirkuit favorit saya," kata Marquez.

Sebelum pembatalan balapan utama, kelas Moto3 dan Moto2 juga sudah lebih dulu dibatalkan karena masalah jarak pandang yang sama, yakni mengganggu operasional helikopter medis.

Marquez sendiri datang ke balapan utama dengan modal kemenangan dalam Sprint Race pada Sabtu, yang membuatnya unggul 10 poin di klasemen. Sementara itu, Jorge Martin mengalami kecelakaan dalam Sprint dan mengalami patah tulang pergelangan tangan.

Setelah pembatalan, para pebalap dijadwalkan menjalani satu putaran perpisahan di belakang safety car sebelum berhenti di lintasan lurus utama untuk menyapa para penggemar. MotoGP selanjutnya akan berlanjut ke seri Malaysia di Sirkuit Sepang pada akhir pekan depan, sebelum menggelar MotoGP Qatar pada 6-8 November.