MotoGP mengingatkan hukuman yang bisa ditelan Yamaha, karena memilih mundur. Hal itu pula yang disoroti rider Red Bull KTM Tech3, Maverick Vinales, yang mengaku tim dan rider tak punya pilihan.

"Sepertinya ini akan menjadi Grand Prix yang normal bagi seluruh dunia, jadi kami harus ikut," kata Vinales kepada Motosan.

"Lagipula, kami tidak punya pilihan lain. Jika kami tidak ikut, jelas kami akan menghadapi sanksi," ujar eks rider Suzuki, Yamaha, dan Aprilia itu.