NADIKABAR.COM — Real Madrid dianggap banyak pihak cuma menang beruntung di kandang Barcelona. Tapi, Jose Mourinho tidak setuju dengan itu.

Madrid melawat ke Camp Nou, Senin (26/10/2026) dini hari WIB, dengan membawa kabar buruk. Thibaut Courtois menepi karena sakit flu hanya beberapa jam jelang kickoff.

Madrid sudah kehilangan Vinicius Junior yang menjalani skors empat pertandingan. Sementara, Barcelona masih melaju di LaLiga dengan sembilan kemenangan beruntun.

Apalagi Madrid juga punya rekor pertemuan buruk dengan Barcelona, yakni cuma sekali menang dari tujuh laga terakhir. Melihat statistik laga, Barcelona menguasai 62 persen ball possesion dan membuat 18 attempts, enam di antaranya on goal.

Madrid yang banyak ditekan malah mampu mencetak dua gol yang seluruhnya diborong Kylian Mbappe. Dua tembakan jadi gol membuat xG Madrid lebih baik, 1,94 berbanding 1,19. Madrid bikin 10 attempts dengan lima tepat sasaran.

Meski menang, Madrid dikritik habis karena cuma bisa main bertahan dan berharap serangan balik. Mourinho menepis anggapan itu karena dia menilai Madrid cuma main disiplin saat menyerang serta bertahan, sehingga Barcelona pun kesulitan.

"Cara kami menang itu sangat penting. Terserah orang mau bilang kami beruntung atau cuma main bertahan, tapi kami menang karena main tenang dan seimbang (ini bukan karena beruntung),' ujar Mourinho seperti dikutip Tribuna.

Kemenangan ini membawa Madrid kukuh di posisi ketiga klasemen LaLiga dengan 24 poin dari 10 laga, selisih tiga angka dari Barcelona di puncak.