"Setelah ketinggalan 1-3, mungkin orang-orang berpikir pertandingannya sudah berakhir, tapi satu-satunya yang tamat adalah pemain-pemain Roma," sambung pelatih top Portugal ini usai laga Roma vs Madrid.

"Sangat sulit bermain dengan intensitas seperti ini dan gaya sepakbola yang mereka mainkan. Kami melakukan pergantian pemain, karena kebobolan tiga, empat, lima gol tidak membuat banyak perbedaan. Roma tidak mampu mengatasi gempuran serangan yang kami lepaskan," lugas Jose Mourinho.