NADIKABAR.COM — Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR RI) mengajak siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 32 Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, memanfaatkan seluruh fasilitas pendidikan yang tersedia untuk belajar dan meraih cita-cita.

Ketua MPR RI Ahmad Muzani di Natuna, Rabu, mengatakan Sekolah Rakyat dihadirkan pemerintah untuk memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan memutus rantai kemiskinan.

Di SRT 32 Natuna, semua kebutuhan siswa di penuhi, baik pakaian, makan, minum, alat kebersihan diri, tempat tinggal, hingga kebutuhan belajar mengajar. Setiap siswa hanya diminta untuk tekun belajar.

Muzani turut didampingi Pemerintah Kabupaten Natuna saat berkunjung ke SRT 32 Natuna.

Kunjungan tersebut dilakukan untuk meninjau secara langsung kondisi serta fasilitas yang tersedia, sekaligus membahas berbagai upaya pengembangan sarana pendidikan guna mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pembentukan karakter generasi muda.

"Pesan kami, bersungguh-sungguh belajar. Fasilitas yang cukup megah, cukup bagus, dan representatif ini harus dimanfaatkan dengan baik," ucapnya.

Ia menjelaskan Sekolah Rakyat merupakan investasi masa depan. Melalui sekolah tersebut, pemerintah ingin menciptakan generasi yang berkualitas, sehingga ketimpangan hilang.

Muzani menyebut SRT 32 Natuna sudah beroperasi sejak 2025 dan memiliki dua angkatan dengan jumlah siswa sebanyak tidak kurang dari 180 orang. Di fasilitas itu, kata dia, semua jenjang tersedia baik SD, SMP maupun SMA.

Ia menegaskan kehadiran Sekolah Rakyat merupakan keseriusan Presiden Prabowo Subianto dalam mengentaskan kemiskinan, karena peserta didik merupakan anak dari keluarga dengan tingkat kesejahteraan paling rendah. Oleh karena itu, dia mengucapkan terima kasih atas program tersebut.

"Harapan kami ini sekolah ini memberikan pengalaman, mempersiapkan sumber daya manusia yang baik di masa depan," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Natuna, Puryanti mengatakan SRT 32 Natuna saat ini menggunakan gedung Asrama Haji Natuna sebagai lokasi kegiatan belajar mengajar sekaligus tempat tinggal para siswa.

Menurutnya, gedung Asrama Haji Natuna yang berada di Kecamatan Bunguran Timur telah dinilai layak oleh pemerintah pusat untuk digunakan sebagai fasilitas sementara selama pembangunan gedung baru berlangsung.

Puryanti menjelaskan gedung tersebut telah dimodifikasi dan disesuaikan dengan kebutuhan SRT, termasuk dijadikan ruang kelas serta fasilitas pendukung kegiatan belajar mengajar.

"Gedung baru dijadwalkan dibangun tahun ini. Pemkab Natuna juga telah menghibahkan tanah untuk pembangunan gedung tersebut," ucapnya.