Dua kawasan industri telah menyelesaikan studi kelayakan atau feasibility study (FS), sementara satu kawasan lainnya sedang mempersiapkan pelaksanaan studi kelayakan.

Ia berharap setidaknya dua dari empat kawasan industri tersebut dapat segera terbentuk sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi melalui pengolahan bahan baku yang tersedia di Lampung.

Bahkan, kawasan industri tersebut berpotensi menyerap bahan baku dari daerah lain di kawasan Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel).

"Kalau dari empat kawasan industri tersebut bisa terbentuk dua saja maka kita akan mendapatkan lompatan pertumbuhan ekonomi yang sangat besar karena bahan baku yang ada di Lampung bisa dikelola. Bahkan kita bisa mengambil bahan baku di daerah sekitar Sumatra Bagian Selatan (Sumbagsel)," ucapnya.