Lebih lanjut, laba bersih dinyatakan meningkat 69 persen yoy, sementara rasio klaim kesehatan dan meninggal dunia membaik 8 poin yoy, didukung penguatan underwriting, tata kelola klaim, dan manajemen risiko berbasis data. Hasil investasi non-unit link juga tumbuh 8 persen yoy, didorong diversifikasi pada instrumen domestik dan global.

Selain itu, ekuitas MSIG Life mencapai Rp8,19 triliun, di atas ketentuan minimum tertinggi bagi perusahaan asuransi dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 23 Tahun 2023, yaitu Rp1 triliun yang wajib dipenuhi paling lambat 31 Desember 2028. Adapun Rasio solvabilitas (RBC) berada di level 1.381,6 persen, di atas batas minimum dari regulator yang sebesar 120 persen.

Di luar kinerja finansial, sekitar 1 juta tertanggung mempercayakan perlindungannya kepada MSIG Life per Juni 2026, dengan premi lanjutan tumbuh 27 persen yoy saat industri terkoreksi sekitar 6 persen. Keterlibatan karyawan tercatat 87 persen dalam Employee Voice Survey 2025, di atas rata-rata perusahaan asuransi global.