NADIKABAR.COM — PT Mitra Transaksi Indonesia (MTI) atau Yokke memperkuat komitmen dalam mengembangkan solusi pembayaran digital yang adaptif terhadap kebutuhan industri dan pelaku usaha.
CEO MTI Sylvia Novieta menegaskan inovasi pembayaran bukan sekadar pemanfaatan teknologi, melainkan solusi yang memberikan manfaat nyata bagi mitra usaha dan pengguna.
"Bagi kami, inovasi adalah menghadirkan layanan yang dapat menjadi solusi atas kebutuhan transaksi oleh para mitra usaha secara berkelanjutan sehingga dapat mendorong perkembangan bisnis," ujar dia dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.
Sebagai perusahaan penyedia layanan pembayaran, lanjutnya, MTI senantiasa mendukung pengembangan layanan yang aman dan inovatif guna memberikan kemudahan bertransaksi secara digital untuk masyarakat dengan berfokus pada kebutuhan pengguna agar bisnis semakin efisien.
Terkait inovasi tersebut, meraih penghargaan kategori Innovative Digital Payment Solution dalam ajang Bisnis Indonesia Financial Awards (BIFA) 2026 di Jakarta, Senin (12/10).
BIFA 2026 merupakan ajang penghargaan untuk mengapresiasi kinerja korporasi sektor perbankan, asuransi, serta perusahaan pembiayaan.
Penilaian penghargaan dilakukan melalui analisis kuantitatif terhadap laporan keuangan periode 2023 – 2025 dan evaluasi kualitatif yang mencakup tata kelola perusahaan, manajemen risiko, efisiensi operasional, serta inisiatif keberlanjutan.
Sylvia menyatakan penghargaan Innovative Digital Payment Solution menjadi motivasi untuk terus memperkuat arah strategis perusahaan dalam perkembangan industri pembayaran digital nasional.
"Penghargaan ini menjadi apresiasi atas dedikasi kami untuk terus memperkuat ekosistem layanan pembayaran digital yang inklusif dan menciptakan nilai tambah bagi para pelaku usaha di Indonesia,” ujar dia.
Ke depan perusahaan teknologi keuangan bagian dari Mandiri Group itu berkomitmen melanjutkan pengembangan solusi pembayaran yang berorientasi pada kebutuhan mitra usaha dengan semakin berkembangnya digitalisasi transaksi.