Sebaliknya, MU masih kesulitan saat bermain di luar kandang. Setan Merah hanya mampu memenangi satu dari 11 pertandingan tandang terakhir di Liga Champions. Dalam rentang tersebut, mereka mencatatkan tiga hasil imbang dan tujuh kekalahan.

Catatan itu mempertegas masalah MU di kompetisi Eropa. Meski memiliki pemain dengan pengalaman Liga Champions yang jauh lebih banyak daripada Como, Setan Merah gagal menunjukkan keunggulan tersebut di lapangan.

Kekalahan dari Como pun menjadi pekerjaan rumah besar bagi MU. Sementara itu, Como semakin percaya diri setelah mampu menaklukkan klub Inggris tersebut dan mencatatkan sejarah di Liga Champions.