Valina Subekti menilai tantangan tersebut semakin kompleks, karena teknologi digital telah menjangkau masyarakat hingga ke pelosok daerah.
Akses internet yang semakin luas membuka peluang bagi masyarakat untuk memperoleh informasi dan pengetahuan, tetapi belum sepenuhnya diimbangi dengan literasi digital, pendidikan, dan pemahaman keagamaan yang memadai.
"Kondisi ini dapat meningkatkan kerentanan keluarga terhadap berbagai persoalan, seperti kekerasan dalam rumah tangga, kekerasan seksual, pornografi, penyalahgunaan narkoba, minuman keras, hingga judi online," kata dia.
Menurut Valina, penguatan SDM melalui pendidikan menjadi salah satu kunci untuk menghadapi tantangan tersebut.
Pendidikan, katanya, tidak cukup hanya membentuk manusia yang cerdas secara pengetahuan, tetapi juga harus menumbuhkan keimanan, ketakwaan, serta akhlak yang baik.