Sambil menyiapkan uang kembalian, kurir itu sempat berbincang dengan pelanggannya. Ia bertanya untuk siapa makanan tersebut dipesan.

Mak cik menjawab bahwa makanan itu akan diberikan kepada cucunya. Ia berniat berbagi makanan tersebut bersama sang cucu.

Mendengar jawaban itu, kurir tersebut memilih melakukan sesuatu yang berbeda. Ia mengembalikan uang kembalian 10 Ringgit atau senilai Rp43 ribu sekaligus membiarkan mak cik menyimpan uang receh 4,50 Ringgit atau senilai Rp19.500.

Keputusan itu bukan tanpa alasan bagi sang kurir. Ia khawatir uang RM4,50 tersebut mungkin menjadi uang terakhir yang dimiliki wanita itu.

"Hari ini giliran kamu, besok atau lusa bisa jadi giliranku," ujarnya ketika memberikan sedekah kepada pelanggannya.