1. Jangan menggaruk atau mengelupas kerak

Ketika kulit kepala terasa gatal, menggaruknya mungkin memberikan rasa lega untuk sementara. Namun, kebiasaan ini justru bisa memperburuk iritasi.

Menggaruk terlalu keras dapat menyebabkan luka, perdarahan, hingga meningkatkan risiko infeksi akibat masuknya bakteri melalui kulit yang rusak.

Jika terdapat kerak yang menempel, jangan memaksanya terlepas menggunakan kuku atau benda tajam. Biarkan proses pengelupasan berlangsung secara alami sambil melakukan perawatan yang sesuai.

2. Gunakan sampo sesuai kondisi kulit kepala

Pemilihan sampo juga berpengaruh terhadap kesehatan kulit kepala. Jika masalahnya berkaitan dengan ketombe atau dermatitis seboroik, sampo antiketombe dengan kandungan ketoconazole, selenium sulfide, atau asam salisilat dapat membantu mengendalikan gejalanya.

Namun, jika kulit kepala terasa kering akibat produk perawatan yang terlalu keras, pilih sampo lembut yang tidak mengandung bahan pemicu iritasi.

Gunakan produk sesuai petunjuk pemakaian. Apabila kondisi tidak membaik, sebaiknya konsultasikan dengan dokter sebelum mencoba produk perawatan lainnya.

3. Hentikan sementara produk rambut yang memicu iritasi

Pewarna rambut, gel, hair spray, dan produk penataan rambut tertentu dapat memicu reaksi iritasi atau alergi pada sebagian orang.