NADIKABAR.COM — Belakangan ini beredar anggapan di masyarakat bahwa munculnya uban atau rambut memutih menandakan tubuh sedang mengaktifkan mekanisme alami untuk melawan kanker. Namun, benarkah anggapan medis tersebut?

Dosen Fakultas Kedokteran dan Gizi (FKGiz) IPB University, dr. Yenny Rachmawati, M.Biomed, meluruskan bahwa mitos tersebut tidak tepat. Munculnya uban sama sekali bukan indikator bahwa sistem kekebalan tubuh sedang aktif melindungi diri dari serangan sel kanker.

"Uban bukan berarti tubuh secara aktif melawan kanker. Warna rambut tidak dapat digunakan sebagai penanda untuk memperkirakan risiko kanker seseorang," tegas dr Yenny dikutip dari laman IPB University, Minggu (30/8/2026).