• Kode: D197• Asal: Kelantan• Rasa: Creamy dengan sentuhan pahit-manis• Tekstur: Tebal dan lembut seperti mentega• Warna: Kuning keemasan pekat

Durian hibrida ini punya ciri khas tangkai berwarna gelap. Daging buahnya manis dan creamy di awal, lalu berubah menjadi sedikit pahit di ujung, salah satu "perjalanan rasa" paling kompleks di tim redaksi jenis durian lainnya. Kelangkaannya membuat Black Thorn jadi salah satu varietas yang paling diburu.

• Kode: D200• Asal: Penang, Pahang• Rasa: Kaya, manis, berujung pahit• Tekstur: Lebih ringan dan tidak setebal Musang King; sering dibandingkan dengan durian XO• Warna: Oranye pekat hingga kuning mentega

D24 sempat jadi durian terlaris pada era 1990-an sebelum posisinya digeser Musang King. Dijuluki 'Sultan', varietas ini punya aroma kuat dan rasa yang tegas. Durian ini kerap direkomendasikan penjual untuk pemula karena rasanya sedikit lebih ringan, meski tetap creamy.

• Kode: D24• Asal: Pahang• Rasa: Dominan pahit dengan sedikit manis• Tekstur: Padat, kokoh, dan sangat creamy• Warna: Kuning tua hingga kuning pucat, kadang agak kehijauan

Dikenal juga dengan nama Hong Xia dalam bahasa Mandarin, durian ini disukai karena warna daging dan bentuk bijinya yang khas. Teksturnya lembut dan mudah meleleh di mulut, sehingga sering disebut sebagai "durian dessert".