βMisal ada tayangan video dan kerisnya, ketika keris itu ditarik oleh pengunjung akan ada interaksi yang muncul,β Didik menjelaskan.
Adapun koleksi museum mencakup keris dari berbagai tradisi dan periode. Didik menyebut terdapat koleksi keris awal yang diperkirakan berasal dari rentang abad ke-8 hingga ke-11, serta keris dari tradisi Sunda, Pajajaran, periode Mataram Islam, hingga koleksi kontemporer.
Selain melihat koleksi, pengunjung juga dapat mengenal perawatan keris melalui layanan βjamasanβ atau pembersihan keris dan pusaka lainnya.
Didik mengatakan layanan tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat, meskipun pelaksanaannya tersedia pada waktu-waktu tertentu. Museum juga menyediakan jasa perbaikan warangka atau sarung keris. Sementara itu, tiket masuk museum tidak dipungut biaya.
Hal menarik lainnya adalah βbesalenβ, yakni tempat penempaan atau pembuatan keris. Di sini pengunjung dapat menyaksikan secara langsung demonstrasi proses penempaan keris di halaman museum. Didik mengungkap aktivitas ini tengah direncanakan untuk tersedia setiap hari.