Dia menambahkan BNPB meminta kewaspadaan khusus juga ditekankan bagi warga yang bermukim di sekitar aliran sungai berhulu di Gunung Semeru, Jawa Timur, agar menghindari alur sungai yang berpotensi diterjang banjir lahar, terutama saat hujan turun di kawasan hulu.
Hal berkaitan dengan tingginya intensitas hujan yang mengguyur kawasan puncak Gunung Semeru. Adapun laporan dari tim Pusat Vulkanologi, Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) hujan deras berlangsung sejak Minggu (1/11) malam - Senin pagi, hingga terdeteksi amplitudo maksimal mencapai 65 mm.
"Sebagai langkah antisipasi dan koordinasi, masyarakat dapat mengakses kanal resmi BNPB serta BPBD setempat untuk memantau perkembangan informasi kebencanaan, atau melaporkan kejadian darurat melalui layanan nomor 117," kata Berton.