NADIKABAR.COM — Ketua MPR RI Ahmad Muzani meresmikan Wisma MPR RI di Jalan Diponegoro Nomor 20, Kota Bandung, Jawa Barat, yang telah selesai direnovasi setelah sebelumnya mengalami kebakaran. Peresmian tersebut ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Ahmad Muzani.

Ahmad Muzani mengungkapkan rasa syukurnya karena proses renovasi Wisma MPR RI telah selesai setelah bangunan tersebut mengalami kebakaran akibat kerusuhan pada tahun sebelumnya.

"Alhamdulillah ketika itu saya ingat betul Pak Gubernur Jawa Barat bertindak cepat untuk segera memulihkan mess ini. Bahkan waktu itu mengatakan kepada kami, Pak Ketua MPR, kalau MPR nggak punya anggaran biar Pemprov yang akan melakukan renovasi," ujarnya, dalam keterangan tertulis, Senin (28/09/2026).

Proses pemulihan kemudian dilakukan melalui koordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum karena Wisma MPR RI merupakan bangunan cagar budaya. Kondisi tersebut membuat renovasi harus memperhatikan karakter serta material bangunan agar pemugarannya tetap sesuai dengan ketentuan bangunan cagar budaya.

Muzani menjelaskan, dukungan berbagai pihak membuat proses pemulihan Wisma MPR RI dapat berjalan dengan baik dan lancar.

"Alhamdulillah dukungan dari semuanya, terutama dari Gubernur Jawa Barat, proses renovasi berlangsung dengan baik dan lancar, berkat dukungan dari Kementerian PU, terutama Ditjen Cipta Karya," ujarnya.

Ia menambahkan, dirinya sempat meninjau langsung proses renovasi untuk memastikan pengerjaan berjalan tanpa hambatan berarti, hasil pemugaran tersebut menurutnya membuat Wisma MPR RI kembali kepada bentuk aslinya seperti pada 1930.

"Pasca renovasi dan pembangunan, Wisma atau mess MPR sekarang ini kembali kepada bentuk aslinya seperti tahun 1930. Memang indah sekali, inilah Kota Bandung yang dipenuhi banyak bangunan heritage," ujar Muzani.

Muzani menegaskan, Wisma MPR RI juga tidak hanya digunakan untuk kegiatan internal lembaga, tetapi dapat dimanfaatkan untuk kegiatan kemasyarakatan dan penyerapan aspirasi masyarakat.

"Nantinya gedung ini bisa dimanfaatkan bagi proses kegiatan kemasyarakatan, penyerapan aspirasi MPR terhadap masyarakat dan kegiatan-kegiatan MPR sendiri," ujarnya.

Ia berharap, seluruh pihak yang terlibat dalam pemulihan bangunan dapat terus memberikan dukungan terhadap pemanfaatan gedung tersebut.

"Saya mengucapkan terima kasih sekali lagi kepada semua saja yang terlibat. Mudah-mudahan gedung ini bisa memberi manfaat yang lebih besar lagi bagi perkembangan ketatanegaraan kita," ujar Muzani.

Peresmian berlangsung pada Minggu (27/9/2026) dan disaksikan Wakil Ketua MPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas serta Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua dan para Wakil Ketua serta anggota Komisi Kajian Ketatanegaraan (K3) MPR RI, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Jawa Barat dan Kota Bandung.

Sejumlah pejabat turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Jawa Barat, Staf Khusus Menteri Pekerjaan Umum Bidang Komunikasi Publik Jansen Sitindaon, Plt. Dirjen Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum Meike Kencanawulan Martawidjaja, serta Plt. Sekretaris Jenderal MPR RI Siti Fauziah beserta jajaran Setjen MPR RI. Tim ahli cagar budaya dan tamu undangan lainnya juga turut menghadiri peresmian Wisma MPR RI.

Usai penandatanganan prasasti, Ahmad Muzani bersama Ibas, Dedi Mulyadi dan para tamu lainnya didampingi Plt Sekretaris Jenderal MPR RI berkeliling melihat kondisi Wisma MPR RI. Rombongan meninjau sejumlah bagian bangunan yang telah selesai dipulihkan melalui proses renovasi.

Peninjauan tersebut mencakup sejumlah area dan ruangan di dalam Wisma MPR RI yang sebelumnya terdampak kebakaran. Kegiatan itu menjadi bagian dari rangkaian peresmian setelah bangunan kembali digunakan dengan bentuk yang telah dipulihkan.