NADIKABAR.COM — Sekretaris Jenderal Partai Tindakan Demokratis (DAP) Anthony Loke mengajukan pengunduran diri dari Menteri Pengangkutan (Perhubungan) Malaysia, sebagai respons terhadap isu status tahanan rumah mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak.
Loke, seperti dilaporkan Bernama di Kuala Lumpur, Sabtu, mengatakan surat pengajuan pengunduran diri akan dikirimkan kepada Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim dalam waktu dekat.
"Keputusan ini dicapai setelah pertemuan Komite Eksekutif Pusat (CEC) DAP selama tiga jam untuk membahas perkembangan tersebut," kata Loke.
Loke menyatakan telah mengajukan pengunduran diri kepada Komite Eksekutif Pusat (CEC) partainya, sebagai reaksi partai terhadap keputusan Raja Malaysia Yang di-Pertuan Agong Sultan Ibrahim, yang memberikan pengampunan bersyarat terhadap Najib Razak, sehingga memungkinkan mantan PM Malaysia itu menjalani status tahanan rumah.
Loke mengatakan pengunduran diri tersebut hanya melibatkan dirinya sebagai anggota kabinet, sedangkan menteri dan wakil menteri lainnya dari DAP akan tetap berada di pemerintahan untuk memastikan stabilitas politik negara terus terjamin.