Pusat informasi tersebut mencatat ada tujuh narapidana yang eksekusinya tidak dapat dilaksanakan karena staf medis gagal memasang jalur infus. Namun, "Pike adalah orang pertama yang selamat setelah disuntik dengan dosis mematikan obat eksekusi."

Pada Kamis malam, Presiden AS Donald Trump mempertanyakan bagaimana eksekusi seperti yang dialami Pike bisa gagal, seraya mengatakan kepada wartawan bahwa hal itu "seharusnya tidak terlalu sulit."