Dokter mencurigai adanya emboli paru dan merencanakan pemeriksaan CT scan untuk memastikan diagnosis tersebut. Namun, Ubiribo kehilangan kesadaran sebelum pemeriksaan tersebut dapat dilakukan.

Tim medis melakukan tindakan CPR selama lebih dari 100 menit, namun nyawanya tidak tertolong dan ia meninggal dunia pada dini hari tanggal 6 Maret.

Setelah diselidiki, prosedur pembesaran alat kelamin yang dijalaninya melibatkan asam hialuronat dan lidokain yang menyebabkan emboli paru.