NADIKABAR.COM — Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu mengatakan dirinya secara pribadi sedang berupaya memfasilitasi pemindahan warga Palestina dari Jalur Gaza. Netanyahu mengakui dirinya tengah melakukan diskusi dengan sejumlah negara yang mungkin bersedia menampung warga Gaza.

Dalam wawancara dengan media sayap kanan Israel, Channel 7, seperti dilansir Middle East Monitor, Sabtu (24/10/2026), Netanyahu mengatakan bahwa pemerintahannya sedang secara aktif menjajaki pengaturan agar warga Palestina dapat meninggalkan Jalur Gaza.

"Setiap warga Palestina di Gaza seharusnya memiliki kebebasan untuk pergi," kata Netanyahu dalam wawancara yang dilakukan menjelang pemilu legislatif Israel pada 27 Oktober mendatang.

Dia menyebut bahwa hambatan utama dalam upaya memindahkan warga Palestina dari Jalur Gaza adalah mencari negara yang bersedia menerima mereka.