Sementara itu, warga Palestina diimbau untuk datang ke Masjid Al-Aqsa untuk menangkal penyusupan pihak pendudukan dan "menggagalkan rencana pendudukan" menjelang Yom Kippur, salah satu hari raya keagamaan utama dalam agama Yahudi.
Diketahui, Israel menguasai Tembok Ratapan dengan alasan pentingnya situs tersebut sebagai tempat suci umat Yahudi. Sementara itu, Administrasi Wakaf Islam Yerusalem dan Kegubernuran Yerusalem menyatakan bahwa tembok tersebut merupakan bagian dari situs suci umat Islam.
Pelataran Tembok Ratapan, yang dibuka sepanjang waktu oleh otoritas Israel, menjadi lokasi penyelenggaraan upacara keagamaan, kegiatan doa, dan acara resmi Israel. Pemeriksaan keamanan dan penggeledahan dilakukan di pintu-pintu masuk.