NADIKABAR.COM — Kantor pemimpin Israel Benjamin Netanyahu mengonfirmasi kunjungannya ke Uni Emirat Arab (UAE), Minggu (27/9), dan menyatakan bahwa kunjungan tersebut berfokus pada penguatan hubungan kedua pihak serta pembahasan isu-isu regional.
Kantor berita UAE, WAM, sebelumnya melaporkan bahwa Netanyahu telah mengunjungi UAE pada Minggu untuk membahas hubungan bilateral dengan presiden UAE.
"Kunjungan tersebut berfokus pada penguatan hubungan antara kedua negara dan tantangan-tantangan regional," menurut pernyataan kantor Netanyahu di akun X.
Menurut pernyataan tersebut, Netanyahu didampingi oleh istrinya, Sara, serta kepala Dewan Keamanan Nasional Israel Shmuel Ben-Ezra, kepala badan intelijen Mossad Roman Hoffman, sekretaris militer Guy Markizeno, dan penasihat kebijakan luar negeri Ophir Falk.
Associated Press sebelumnya melaporkan, dengan mengutip sumber-sumber di lingkaran dalam Netanyahu, bahwa pemimpin Israel tersebut telah melakukan kunjungan rahasia ke UAE pada akhir pekan.
Kunjungan itu dilakukan untuk meminta pemimpin UAE membantah laporan yang menyebutkan bahwa dia telah memperingatkan Israel mengenai serangan yang akan dilancarkan Hamas terhadap Israel pada Oktober 2023.
"Berita palsu. Kunjungan tersebut semata-mata berfokus pada penguatan hubungan antara kedua negara dan pembahasan tantangan-tantangan regional," kata kantor Netanyahu menanggapi laporan Associated Press tersebut.