NADIKABAR.COM — Netizen Indonesia murka setelah melihat salah satu media Malaysia mengunggah video Mario Aji dan Hakim Danish sedang membatik dengan tulisan 'Saat Hakim Danish mengajari Mario Aji untuk membatik' jelang Moto3 Malaysia.
Unggahan itu langsung memantik protes dari netizen Indonesia. Foto dengan unggahan tersebut dinilai mengaburkan gambaran asli Indonesia sebagai negara tempat batik berasal.
"Batik punya Indonesia," ucap seorang netizen.
"Motif helm Mario Aji itu batik. Sudah cukup membuktikan kalau batik punya Indonesia," tutur netizen lainnya.
"Ngajarin ikan berenang," ujar netizen lainnya.
Netizen menilai aksi Malaysia unjuk gigi soal batik sebagai sikap yang memantik perselisihan.
"Aneh sama Malaysia ini, sudah tahu sensitif mengapa ditonjolkan di MotoGP. Biar apa?"
"Biar tahu kala batik punya Malaysia? Padahal sudah jelas asal usulnya dari Indonesia, sudah paten dari UNESCO," kata seorang netizen berikutnya.
Persoalan batik memang sempat membuat hubungan Indonesia dan Malaysia memanas. Malaysia sempat mengklaim batik sebagai milik mereka.
Protes keras mengalir dari Indonesia. Indonesia lalu mengajukan pendaftaran batik ke UNESCO. Pada 2 Oktober 2009, UNESCO menetapkan dan mengakui batik Indonesia sebagai Warisan Budaya Takbenda.
Atas momen itu, tanggal 2 Oktober kemudian ditetapkan sebagai Hari Batik Nasional.