NADIKABAR.COM — Ilmuwan di China mengidentifikasi virus baru yang ditularkan melalui kutu dan dapat menyebabkan penyakit mirip influenza. Infeksi tersebut ditandai dengan demam, kelelahan, gangguan saluran pencernaan, serta sejumlah hasil pemeriksaan laboratorium yang abnormal.
Tim peneliti yang dipimpin ilmuwan dari State Key Laboratory of Pathogen and Biosecurity di Beijing menamai virus baru dari kelompok orthonairovirus tersebut Asian longhorned tick nairovirus (ALTNV).
Dikutip dari University of Minnesota, temuan yang dipublikasikan di New England Journal of Medicine itu berawal dari penelitian untuk mengetahui mengapa sekitar 30 persen pasien dengan tanda dan gejala infeksi Dabie bandavirus (DBV) menunjukkan hasil negatif saat diperiksa untuk penyakit demam berdarah yang ditularkan melalui kutu.
DBV merupakan virus penyebab severe fever with thrombocytopenia syndrome (SFTS) atau sindrom demam berat dengan trombositopenia. Penyakit ini ditemukan di berbagai wilayah Asia dan memiliki tingkat kematian kasus sekitar 10-30 persen. Trombositopenia merupakan kondisi ketika jumlah trombosit dalam darah berada di bawah normal.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memasukkan DBV sebagai salah satu patogen yang menjadi prioritas penelitian.
Tim peneliti memperoleh sampel dari pasien yang mengalami gigitan kutu di sejumlah rumah sakit sentinel di wilayah China yang diketahui menjadi tempat beredarnya virus yang ditularkan melalui kutu. Virus baru tersebut kemudian diidentifikasi melalui sekuensing RNA dan isolasi virus.