Pihak kejaksaan menyatakan telah membuka penyelidikan atas dugaan pembunuhan yang berkaitan dengan tindakan teroris. Mereka menambahkan bahwa penyelidikan juga mencakup apakah tindakan tersebut menargetkan korban berdasarkan ras, etnis, kebangsaan, atau agama, baik yang nyata maupun yang diasumsikan.

Seorang sumber kepolisian mengungkapkan kepada AFP bahwa pelaku melepaskan tembakan secara bertubi-tubi dari kendaraannya sekitar pukul 10.30 waktu setempat.

Samy, seorang warga Trappes yang terletak sekitar 20 kilometer di sebelah barat Paris, mengatakan kepada AFP bahwa ia melihat sesosok tubuh tergeletak di tanah dari jendela rumahnya.

Ia menambahkan, ibunya sempat melihat sebuah mobil Renault Clio berwarna abu-abu melaju kencang dan mendengar suara dentuman keras. Melalui unggahan di X, Perdana Menteri Sebastien Lecornu menyatakan bahwa kasus ini sangat serius dan seluruh sumber daya aparat keamanan serta lembaga peradilan telah dikerahkan sepenuhnya.

Presiden Emmanuel Macron mengatakan negara berdiri bersama para korban dari peristiwa mengerikan tersebut.