"Sejauh ini terdapat 51 isotank dan satu unit kontainer DG yang terbakar," kata Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Alrasyidin Fajri, Selasa (22/9/2026).

Polres Pelabuhan Tanjung Priok sudah berkoordinasi dengan pihak Laboratorium Forensik (Labfor) Polri untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

"Untuk detail lebih lanjut dalam proses lidik," kata dia.

Dia mengatakan proses pemadaman api melibatkan 14 unit mobil pemadam kebakaran dari Pelindo, NPCT1, dan Pemkot Jakut. Polisi telah mendatangi lokasi kejadian dan akan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) begitu situasi lokasi sudah memungkinkan.

"Kami sudah memasang garis polisi di lokasi tersebut dan ketika sudah dingin nantinya kami melakukan olah tempat kejadian perkara," kata Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok AKP AA Ngurah Made Pandu Prabawa.

Polisi menduga kebakaran dipicu salah satu kontainer berisi minyak mentah. Kebakaran juga diduga terjadi karena cuaca panas.