NADIKABAR.COM — Saat masa perang dingin, Uni Soviet selalu bersaing dengan Amerika Serikat (AS) dalam teknologi alat utama sistem senjata (alutsista). Bahkan, Uni Soviet pernah menjatuhkan pesawat mata-mata AS dengan rudal.

Dikutip dari laman Smithsonian Institution, rudal itu adalah rudal, yang mana di Uni Soviet dikenal dengan nama Dvina. SA-2 adalah rudal pertahanan udara buatan Uni Soviet yang menjadi rudal pertahanan udara paling banyak digunakan di dunia.

Rudal ini mulai beroperasi pada tahun 1959 dan dimiliki oleh seluruh negara sekutu Uni Soviet. Pada tahun 1960, rudal SA-2 berhasil menembak jatuh pesawat pengintai U-2 milik Amerika Serikat yang dipiloti oleh Francis Gary Powers.

SA-2 menggunakan pendorong (booster) bahan bakar padat serta tingkat kedua berbahan bakar cair, dengan material bangunan utama dari paduan baja dan titanium.