NADIKABAR.COM — Museum Kebangkitan Nasional Jakarta bukan cuma tempat melihat koleksi sejarah. Di dalamnya, traveler juga bisa menemukan aktivitas budaya yang membuat suasana museum terasa lebih hidup, salah satunya kelas angklung.

Kelas angklung itu digarap oleh Yayasan Belantara Budaya Indonesia. Program tersebut dibuat setelah kelas tari tradisional yang lebih dulu berjalan di museum.

Founder Belantara Budaya Indonesia, Diah Kusumawardani, mengatakan kepada NadiKabar, Minggu (6/9/2026), bahwa kelas angklung sudah dibuat sekitar 11 tahun silam. Seperti kelas tari, program angklung juga dibuat sebagai bagian dari upaya mengenalkan budaya melalui aktivitas yang bisa dipelajari langsung.

Di kelas ini, peserta tidak hanya datang untuk melihat atau mendengar, tetapi juga ikut belajar memainkan alat musik tradisional. Untuk saat ini, kelas angklung hanya berlangsung di Museum Kebangkitan Nasional.