Bangkit dari sujud pertama sambil mengucap takbir, lalu duduk iftirasyi (kaki kiri dilipat untuk diduduki dan kaki kanan ditegakkan). Baca doa berikut:

رب اغْفِرلي وَارْحَمْنِى واجبرني وَارْفَعْنِي وَارْزُقْنِى وَاهْدِنِى وَعَافِنِى وَاعْفُ عَنِّى

Arab-Latin: "Robbighfirlii warhamnii wajburnii warfa'nii warzuqnii wahdinii wa'aafinii wa'fu 'annii."

Artinya: "Ya Allah ampunilah aku, rahmatilah aku, perbaikilah keadaanku, tinggikanlah derajatku, berilah rezeki dan petunjuk untukku."

Ucapkan takbir dan lakukan sujud kedua dengan gerakan serta bacaan doa yang sama seperti pada sujud pertama.

13. Bangkit Berdiri untuk Rakaat Kedua

Bangkit dari sujud kedua, duduk istirahat sejenak, lalu berdiri tegak kembali untuk memasuki rakaat kedua sambil mengucap "Allaahu Akbar".

14. Mengerjakan Gerakan Rakaat Kedua

Ulangi urutan gerakan seperti pada rakaat pertama: membaca Al-Fatihah, membaca surah pendek lain (misalnya surah An-Nas), dilanjutkan rukuk dan i'tidal.

15. Sujud dan Duduk di tim redaksi Dua Sujud

Setelah selesai membaca doa qunut, lanjutkan dengan gerakan sujud pertama, duduk di tim redaksi dua sujud, serta sujud kedua sebagaimana yang dilakukan pada rakaat pertama.

Karena sholat Subuh hanya terdiri dari dua rakaat, maka tidak ada tasyahud awal. Setelah sujud kedua rakaat kedua, langsung lakukan **duduk tasyahud akhir (tawarruk) dengan menyilangkan kaki kiri di bawah kaki kanan dan menegakkan telapak kaki kanan.

Angkat jari telunjuk tangan kanan saat membaca kalimat syahadat. Berikut bacaan tasyahud akhir:

التَّحِيَّاتُ الْمُبَارَكَاتُ الصَّلَوَاتُ وَالطَّيِّبَاتُ لِلَّهِ السَّلَامُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِيُّ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ السَّلَامُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللَّهِ الصَّالِحِينَ، أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَّعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَآلِ إِبْرَاهِيْمَ، وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَآلَ إِبْرَاهِيمَ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ

Arab-Latin: Attahiyyatul mubaarakaatush shalawatuth thayyibaatus lillaahi asalaamu 'alaika ayyuhan nabiyyu wa rahmatullahi wabarakaatuhu, Assalaamu 'alainaa wa 'alaa 'ibaadillaahish shaalihiin, asyhadu an laa ilaaha illa Allah wa asyhadu anna Muhammadan 'abduhu wa rasuuluhu Allaahumma shalli 'alaa muhammadin wa 'alaa aali muhammad, kamaa shallaita 'alaa ibraahiima wa aali ibrahiim, wa baarik 'alaa muhammadin wa 'alaa aali muhammad, kamaa baarakta 'alaa ibraahiima wa aali ibraahiim, innaka hamiidum majiid

Artinya: "Segala penghormatan, keberkahan, sholawat dan kebaikan-kebaikan diperuntukkan hanya kepada Allah semata. Semoga salam sejahtera, rahmat Allah dan keberkahan-Nya senantiasa terlimpahkan kepadamu wahai Sang Nabi. Semoga salam sejahtera terlimpahkan kepada kami dan hamba-hamba Allah yang baik. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah yang Maha Esa dan tiada sekutu bagi-Nya. Sedangkan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah seorang hamba dan utusan-Nya.

Ya Allah, limpahkanlah sholawat kepada Muhammad dan keluarganya, sebagaimana Engkau telah limpahkan kepada Ibrahim dan keluarganya. Berkahilah Muhammad dan keluarganya, sebagaimana Engkau telah berkahi Ibrahim dan keluarganya. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia."

Tutup rangkaian sholat Subuh dengan menolehkan wajah ke arah kanan sambil mengucapkan "Assalamu'alaikum warohmatullaah", kemudian menoleh ke arah kiri dengan mengucapkan kalimat yang sama.

Demikian panduan lengkap niat dan tata cara sholat Subuh yang benar sesuai tuntunan syariat. Semoga dapat membantu menambah kekhusyukan dan kesempurnaan ibadah harian Anda.