NADIKABAR.COM โ€” Sholat Zuhur terdiri dari empat rakaat dan termasuk salah satu sholat fardhu. Bagi muslim, wajib mengetahui bacaan niat dan tata cara pelaksanaannya.

Dalam melaksanakan sholat Zuhur, niat menjadi salah satu hal penting yang perlu diperhatikan. Niat sholat Zuhur sendiri berbeda dengan niat ketika menjadi imam atau makmum dalam sholat berjamaah.

Dikutip dari Buku Praktis Ibadah karya Irwan dkk, berikut bacaan lengkap niat sholat Zuhur dan tata cara pelaksanaannya:

ุฃูุตูŽู„ูู‘ู‰ ููŽุฑู’ุถูŽ ุงู„ุธูู‘ู‡ู’ุฑู ุฃูŽุฑู’ุจูŽุนูŽ ุฑูŽูƒูŽุนูŽุงุชู ู…ูุณู’ุชูŽู‚ู’ุจูู„ูŽ ุงู„ู’ู‚ูุจู’ู„ูŽุฉู ุฃูŽุฏูŽุงุกู‹ ู„ูู„ูŽู‘ู‡ู ุชูŽุนูŽุงู„ูŽู‰

Arab latin: Usholli fardhozzhuhri arba'a roka'aatin mustaqbilal qiblati adaa-an lillaahi ta'aalaa.

Artinya: "Aku niat sholat fardu Zuhur empat rakaat menghadap kiblat karena Allah Ta'ala."

Selain bisa dikerjakan sendiri atau munfarid, sholat Zuhur dianjurkan untuk dikerjakan secara berjamaah. Berikut bacaan niat sholat Zuhur berjamaah sebagai imam atau makmum:

ุฃูุตูŽู„ูู‘ ููŽุฑู’ุถูŽ ุงู„ุธูู‘ู‡ู’ุฑู ุฃูŽุฑู’ุจูŽุนูŽ ุฑูŽูƒูŽุนูŽุงุชู ู…ูุณู’ุชูŽู‚ู’ุจูู„ูŽ ุงู„ู’ู‚ูุจู’ู„ูŽุฉู ุฅูู…ูŽุงู…ู‹ุง ู„ูู„ูŽู‘ู‡ู ุชูŽุนูŽุงู„ูŽู‰

Arab latin: Ushollii fardhozzhuhri arba'a roka'aatin mustaqbilal qiblati adaa-an imaaman lillaahi ta'aalaa.

Artinya: "Aku niat sholat fardu Zuhur empat rakaat menghadap kiblat sebagai imam karena Allah Ta'ala."

ุฃูุตูŽู„ูู‘ ููŽุฑู’ุถูŽ ุงู„ุธูู‘ู‡ู’ุฑู ุฃูŽุฑู’ุจูŽุนูŽ ุฑูŽูƒูŽุนูŽุงุชู ู…ูุณู’ุชูŽู‚ู’ุจูู„ูŽ ุงู„ู’ู‚ูุจู’ู„ูŽุฉู ู…ูŽุฃู’ู…ููˆู’ู…ู‹ุง ู„ูู„ูŽู‘ู‡ู ุชูŽุนูŽุงู„ูŽู‰

Arab latin: Ushollii fardhozzhuhri arba'a roka'aatin mustaqbilal qiblati ma'muuman lillaahi ta'aalaa.

Artinya: "Aku niat sholat fardhu Zuhur empat rakaat dengan menghadap kiblat sebagai makmum karena Allah Ta'ala."

Setelah mengetahui bacaan niatnya, penting juga untuk mengetahui tata cara sholat Zuhur.

Dirangkum dari Buku Tuntunan Shalat Lengkap yang ditulis oleh Drs. Moh. Rifa'i, berikut tata cara sholat Zuhur 4 rakaat lengkap dengan bacaan doanya:

Membaca niat sholat Zuhur empat rakaat dahulu sebelum sholat dimulai.

Mengangkat kedua tangan sambil membaca takbir "Allahu Akbar".

ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุฃูŽูƒู’ุจูŽุฑู’ ูƒูŽุจููŠุฑู‹ุง ูˆูŽุงู„ู’ุญูŽู…ู’ุฏู ู„ูู„ู‘ูŽู‡ู ูƒูŽุซููŠุฑู‹ุง ูˆูŽุณูุจู’ุญูŽุงู†ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุจููƒู’ุฑูŽุฉู‹ ูˆูŽุฃูŽุตููŠู„ู‹ุง

ุฅูู†ู‘ููŠ ูˆูŽุฌูŽู‡ู’ุชู ูˆูŽุฌู’ู‡ููŠูŽ ู„ูู„ู‘ูŽุฐููŠ ููŽุทูŽุฑูŽ ุงู„ุณู‘ูŽู…ูŽูˆูŽุงุชู ูˆูŽุงู„ู’ุฃูŽุฑู’ุถูŽ

ุญูŽู†ููŠูู‹ุง ู…ูุณู’ู„ูู…ู‹ุง ูˆูŽู…ูŽุง ุฃูŽู†ูŽุง ู…ูู†ูŽ ุงู„ู’ู…ูุดู’ุฑููƒููŠู†ูŽ

ุฅูู†ู‘ูŽ ุตูŽู„ูŽุงุชููŠ ูˆูŽู†ูุณููƒููŠ ูˆูŽู…ูŽุญู’ูŠูŽุงูŠูŽ ูˆูŽู…ูŽู…ูŽุงุชููŠ ู„ูู„ู‘ูŽู‡ู ุฑูŽุจู‘ู ุงู„ู’ุนูŽุงู„ูŽู…ููŠู†ูŽ

ู„ูŽุง ุดูŽุฑููŠูƒูŽ ู„ูŽู‡ู ูˆูŽุจูุฐูŽู„ููƒูŽ ุฃูู…ูุฑู’ุชู ูˆูŽุฃูŽู†ูŽุง ู…ูู†ูŽ ุงู„ู’ู…ูุณู’ู„ูู…ููŠู†ูŽ

Latinnya: "Allahu akbar kabiraa wal hamdu lillahi katsiiraa wasub-haanallahi bukratan wa ashiilaa. Inii wajjaahtu wajhiya lilladzii fatharassa- maawaati wal-ardl. haniifan musliman wamaa anaa minal musyrikiina. Inna shalaatii wanusukii wamahyaaya wama- maati lillaahi rabbil 'aalamiina. Laasyariika lahu wabidzaalika umirtu wa anaa minal mus-limin."

Artinya: Allah Maha Besar lagi sempurna Kebesaran-Nya, segala puji bagi-Nya dan Maha Suci Allah sepanjang pagi dan sore. Kuhadapkan muka hatiku kepada Dzat yang menciptakan langit dan bumi dengan keadaan lurus dan menyerahkan diri dan aku bukanlah dari golongan kaum musyrikin. Sesungguhnya sholatku ibadatku, hidupku dan matiku semata hanya untuk Allah Seru sekalian alam. Tidak ada sekutu bagi-Nya dan dengan aku diperintahkan untuk tidak menyekutukan bagi-Nya. Dan aku dari golongan orang muslimin.

Setelah selesai melantunkan bacaan doa iftitah, dilanjutkan membaca surah Al-Fatihah.

6. Membaca surah-surah pendek atau ayat suci Al-Qur'an

Setelah selesai membaca Al-Fatihah pada rakaat pertama dan kedua, baik bagi orang yang sholat sendirian maupun imam, disunnahkan untuk melanjutkan dengan membaca surah atau ayat-ayat dari Al-Qur'an.

Membungkukkan badan seraya memegang kedua lutut serta menjaga punggung dan kepala tetap lurus.

Artinya: "Mahasuci Tuhanku Yang Mahaagung."

I'tidฤl merupakan gerakan bangkit dari rukuk menuju posisi berdiri tegak, dengan tangan diletakkan di samping badan. Ketika berdiri seraya mengucapkan:

ุฑูŽุจูŽู‘ู†ูŽุง ูˆูŽู„ูŽูƒูŽ ุงู„ู’ุญูŽู…ู’ุฏูRabbanaa wa lakal hamd.

Artinya: "Ya Tuhan kami, bagi-Mu segala puji."

Saat melakukan sujud, tujuh anggota tubuh harus menyentuh lantai: dahi, dua telapak tangan, dua lutut, dan jari-jari dua kaki. Jari-jari tangan dan kaki mengarah ke kiblat selama sujud.

Artinya: "Mahasuci Tuhanku Yang Mahatinggi."

Duduk di atas telapak kaki kiri, sementara telapak kaki kanan tetap tegak dan jari-jari kaki kanan menghadap kiblat. Kedua telapak tangan diletakkan di atas paha, dengan tangan kanan di paha kanan dan tangan kiri di paha kiri.

ุฑูŽุจูู‘ ุงุบู’ููุฑู’ ู„ููŠุŒ ูˆูŽุงุฑู’ุญูŽู…ู’ู†ููŠุŒ ูˆูŽุงุฌู’ุจูุฑู’ู†ููŠุŒ ูˆูŽุงุฑู’ููŽุนู’ู†ููŠุŒ ูˆูŽุงุฑู’ุฒูู‚ู’ู†ููŠุŒ ูˆูŽุงู‡ู’ุฏูู†ููŠุŒ ูˆูŽุนูŽุงููู†ููŠุŒ ูˆูŽุงุนู’ูู ุนูŽู†ูู‘ูŠ

Rabbighfir lii, warhamnii, wajburnii, warfa'nii, warzuqnii, wahdinii, wa 'aafinii, wa'fu 'annii.

Artinya: "Ya Tuhanku, ampunilah aku, rahmatilah aku, cukupilah aku, angkatlah derajatku, berilah aku rezeki, berilah aku petunjuk, berilah aku kesehatan, dan maafkanlah aku."

Sujud kedua dilakukan hampir sama seperti sujud yang pertama.

Melanjutkan rakaat kedua sama seperti gerakan yang sudah dijelaskan sebelumnya pada rakaat pertama.

Duduk tasyahud awal dilakukan dengan duduk di atas telapak kaki kiri, sementara telapak kaki kanan tetap berdiri dengan jari-jari kaki menghadap ke kiblat. Kedua tangan diletakkan di atas paha, dan jari telunjuk tangan kanan diarahkan ke kiblat sebagai bagian dari gerakan tasyahud.

ุงูŽู„ุชูŽู‘ุญููŠูŽู‘ุงุชู ุงู„ู’ู…ูุจูŽุงุฑูŽูƒูŽุงุชู ุงู„ุตูŽู‘ู„ูŽูˆูŽุงุชู ุงู„ุทูŽู‘ูŠูู‘ุจูŽุงุชู ูู„ู„ู‡ู. ุงูŽู„ุณูŽู‘ู„ุงูŽู…ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ูƒูŽ ุฃูŽูŠูู‘ู‡ูŽุง ุงู„ู†ูŽู‘ุจููŠูู‘ ูˆูŽุฑูŽุญู’ู…ูŽุฉู ุงู„ู„ู‡ู ูˆูŽุจูŽุฑูŽูƒูŽุงุชูู‡ู. ุงูŽู„ุณูŽู‘ู„ุงูŽู…ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู†ูŽุง ูˆูŽุนูŽู„ูŽู‰ ุนูุจูŽุงุฏู ุงู„ู„ู‡ู ุงู„ุตูŽู‘ุงู„ูุญููŠู’ู†ูŽ. ุฃูŽุดู’ู‡ุฏู ุงูŽู†ู’ ู„ุงูŽุฅูู„ูŽู‡ูŽ ุฅูู„ุงูŽู‘ ุงู„ู„ู‡ู ูˆูŽุงูŽุดู’ู‡ูŽุฏู ุฃูŽู†ูŽู‘ ู…ูุญูŽู…ูŽู‘ุฏู‹ุง ุฑูŽุณููˆู’ู„ู ุงู„ู„ู‡ู

Arab Latin: At-tahiyyaatul mubaarakatush shalawaatuth thayyibaatulillaahi. Assalaamu 'alaika ayyuhan-nabiyyu wa rahmatullaahi wa barakaatuhu. Assalaamu 'alainaa wa 'alaa 'ibaadillaahish-shaalihiina. Asyhadu an laa ilaaha illallaahu wa asyhadu anna Muhammadar Rasuulullaah.

Artinya: "Segala kehormatan, keberkahan, rahmat dan keselamatan, serta kebaikan hanyalah kepunyaan Allah. Keselamatan, rahmat, dan berkah dari Allah semoga tetap tercurah atasmu, wahai Nabi (Muhammad). Keselamatan, rahmat dan berkah dari Allah semoga juga tercurah atas kami, dan juga atas seluruh hamba Allah yang sholeh. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah dan bahwa Muhammad adalah utusan Allah."

14. Berdiri melakukan rakaat ketiga dan keempat

Melanjutkan rakaat ketiga dan keempat sama seperti gerakan yang sudah dijelaskan sebelumnya pada rakaat pertama dan kedua.

Pada tasyahud akhir, posisi duduk dilakukan dengan kaki kiri disilangkan di bawah kaki kanan. Telapak kaki kanan tetap berdiri dengan jari-jari kaki mengarah ke kiblat. Kedua telapak tangan diletakkan di atas paha, dengan jari telunjuk tangan kanan menunjuk ke arah kiblat sebagai simbolik dalam tasyahud.

ุงู„ุชู‘ูŽุญููŠู‘ูŽุงุชู ุงู„ู’ู…ูุจูŽุงุฑูŽูƒูŽุงุชู ุงู„ุตู‘ูŽู„ูŽูˆูŽุงุชู ุงู„ุทู‘ูŽูŠู‘ูุจูŽุงุชู ู„ูู„ู‘ูŽู‡ู ุงู„ุณู‘ูŽู„ูŽุงู…ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ูƒ ุฃูŽูŠู‘ูู‡ูŽุง ุงู„ู†ู‘ูŽุจููŠู‘ู ูˆูŽุฑูŽุญู’ู…ูŽุฉู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ูˆูŽุจูŽุฑูŽูƒูŽุงุชูู‡ู ุงู„ุณู‘ูŽู„ูŽุงู…ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู†ูŽุง ูˆูŽุนูŽู„ูŽู‰ ุนูุจูŽุงุฏู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุงู„ุตู‘ูŽุงู„ูุญููŠู†ูŽ, ุฃูŽุดู’ู‡ูŽุฏู ุฃูŽู†ู’ ู„ูŽุง ุฅู„ูŽู‡ูŽ ุฅู„ู‘ูŽุง ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ูˆูŽุฃูŽุดู’ู‡ูŽุฏู ุฃูŽู†ู‘ูŽ ู…ูุญูŽู…ู‘ูŽุฏู‹ุง ุฑูŽุณููˆู„ู ุงู„ู„ู‡ู, ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูู…ู‘ูŽ ุตูŽู„ู‘ู ุนูŽู„ูŽู‰ ู…ูุญูŽู…ู‘ูŽุฏู ุŒ

ูˆูŽุนูŽู„ูŽู‰ ุขู„ู ู…ูุญูŽู…ูŽู‘ุฏูุŒ ูƒูŽู…ูŽุง ุตูŽู„ูŽู‘ูŠู’ุชูŽ ุนูŽู„ูฐู‰ ุณูŽูŠูู‘ุฏู ู†ูŽุง ุฅูุจู’ุฑูŽุงู‡ููŠู…ูŽ ูˆูŽุนูŽู„ูฐู‰ ุขู„ู ุณูŽูŠูู‘ุฏู ู†ูŽุง ุฅูุจู’ุฑูŽุงู‡ููŠู…ูŽุŒ ูˆูŽ ุจูŽุงุฑููƒู’ ุนูŽู„ูฐู‰ ู…ูุญูŽู…ูŽู‘ุฏู ูˆูŽุนูŽู„ูŽู‰ ุขู„ู ุณูŽูŠูู‘ุฏู ู†ูŽุง ู…ูุญูŽู…ูŽู‘ุฏู ูƒูŽู…ูŽุง ุจูŽุงุฑูŽูƒู’ุชูŽ ุนูŽู„ูฐู‰ ุณูŽูŠูู‘ุฏู ู†ูŽุง ุฅูุจู’ุฑูŽุงู‡ููŠู…ูŽ ุŒ ูˆูŽุนูŽู„ูฐู‰ ุขู„ู ุณูŽูŠูู‘ุฏู ู†ูŽุง ุฅูุจู’ุฑูŽุงู‡ููŠู…ูŽุŒ ููู‰ ุงู„ู’ุนูŽุง ู„ูŽู…ููŠู’ู†ูŽ ุฅูู†ูŽู‘ูƒูŽ ุญูŽู…ููŠุฏูŒ ู…ูŽุฌููŠุฏูŒ

Attahiyyaatul mubaarakaatush shalawaatuth thoyyibaatulillaah. Assalaamu'alaika ayyuhan nabiyyu warahmatullaahi wabarakaatuh, Assalaamu'alaina wa'alaa ibaadillaahishaalihiin. Asyhaduallaa ilaaha illallaah, wa asyhadu anna Muhammad Rasuulullaah. Allahumma shalli 'alaa sayyidinaa muhammad.

Wa alaa aali sayyidina muhammad. Kamaa shallaita 'alaa sayyidinaa Ibraahim wa'alaa aali sayyidinaa ibraahim wabaarik 'alaa sayyidinaa muhammad wa 'alaa aali sayyidina muhammad. Kamaa baarakta 'alaa sayyidinaa ibraahiim wa 'alaa aali sayyidina Ibraahiim fil'aalamiina innaka hamiidum majiid.

Artinya: "Segala kehormatan, dan keberkahan, kebahagiaan dan kebaikan itu punya Allah. Keselamatan atas Nabi Muhammad, juga rahmat dan berkahnya. Keselamatan dicurahkan kepada kami dan atas seluruh hamba Allah yang sholeh. Aku bersaksi tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Allah. Dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah. Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada Nabi Muhammad.

Ya Allah. Limpahilah rahmat atas keluarga Nabi Muhammad. Sebagaimana pernah Engkau beri rahmat kepada Nabi Ibrahim dan keluarganya. Dan limpahilah berkah atas Nabi Muhammad beserta para keluarganya. Sebagaimana Engkau memberi berkah kepada Nabi Ibrahim dan keluarganya. Diseluruh alam semesta Engkaulah yang terpuji, dan Maha Mulia".

Salam dilakukan dengan menoleh ke kanan hingga pipi kanan terlihat dari belakang, sambil mengucapkan salam pertama.

ุงู„ุณูŽู‘ู„ูŽุงู…ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ูƒูู…ู’ ูˆูŽุฑูŽุญู’ู…ูŽุฉู ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู

Setelah itu menoleh ke kiri dengan bacaan yang sama.