"Keduanya adalah bencana ekologis yang sebenarnya bisa dimitigasi. Alam dan science sudah memperingatkannya. Alarmnya sering berbunyi, namun tombol snooze kerap ditekan," katanya.

"Kalau hutan rusak, siapa yang menanggungnya?" tukas Nicholas bertanya.

Hingga saat ini masih terjadi kebakaran hutan dan lahan di beberapa titik Indonesia. Bahkan kabut asap gak cuma menyelimuti daerah titik terjadinya karhutla, tapi juha disebut sudah sampai ke negara tetangga.