Serangkaian operasi terkoordinasi tersebut, lanjut Lan Weihong menegaskan keseriusan pihaknya dalam memberantas narkotika. "Dan ini juga sangat memberikan contoh dan juga menyatakan kami memang serius dalam memberantas narkotika di kawasan ini," lanjunya

Lan Weihong menegaskan pentingnya kesinambungan mekanisme bilateral, terutama terkait pertukaran informasi intelijen dalam memutus peredaran gelap narkotika antarnegara.

"Memang dengan mekanisme komunikasi bilateral yang selama ini kita selalu saling berbagi informasi intelijen dan melakukan operasi gabungan, ini terus memberantas jaringan penyelundupan dan pengiriman narkotika antarnegara dan ini mencapai hasil yang nyata," ungkap Lan Weihong.

Dia menyatakan kerja sama penegakan hukum dengan Indonesia tidak akan berhenti pada pengungkapan laboratorium 1,2 ton sabu di Aceh.

"Saya percaya kerja sama pemberantasan narkotika antara Tiongkok dan Indonesia akan memberikan kontribusi yang lebih besar kepada keamanan publik di kedua negara kita dan juga kesejahteraan rakyat kita, supaya bisa memberikan contoh dan juga peran untuk meningkatkan kapasitas pengelolaan dan pengendalian narkotika di kawasan Asia Tenggara," pungkasnya.