Ia menyebut perangkat berbasis AI yang dikembangkan oleh perusahaan sebagai "alat produktivitas", tetapi terkesan menepis anggapan bahwa alat itu dapat dikenakan.

"Seluruh industri sedang memburu 'momen iPhone' mereka, entah itu berupa liontin, pin, kacamata, perangkat pendamping, atau perangkat konsumen ajaib yang mampu mengintegrasikan AI ke dalam kehidupan setiap orang," tulis Pei.

"Saya mengagumi keberanian tersebut, tapi saya melihat momen ini dengan cara yang berbeda," ia menambahkan.